Perkembangan Pasar Industri Otomotif RI Cukup Baik

From Human's Love
Revision as of 15:11, 1 July 2020 by Neckhubcap72 (talk | contribs) (Created page with "Ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 dipastikan dibanjiri produk anyar berteknologi canggih seperti mesin hibrida, plug in hybrid, hingga teknologi te...")
(diff) ← Older revision | Latest revision (diff) | Newer revision → (diff)
Jump to: navigation, search

Ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 dipastikan dibanjiri produk anyar berteknologi canggih seperti mesin hibrida, plug in hybrid, hingga teknologi tenaga listrik penuh. Produk-produk industri ini memang masih menjadi salah satu komoditas yang memiliki daya saing. Paraktisi yang telah berada di dunia otomotif menjelaskan pasar otomotif akan sukses apabila Indonesia memiliki jumlah penduduk yang sangat besar namun dengan rasio kepemilikan yang kecil. Ternyata, ada lima negara utama yang paling banyak mengimpor karet alam dari Indonesia yaitu seperti Amerika Serikat (AS), Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Jepang, Singapura, dan Brazil.

Fakta ini selaras dengan data bahwa Indonesia merupakan negara dengan angka penjualan mobil tertinggi diantara negara-negara di Asia Tenggara lainnya. Meski pertumbuhan industri otomotif lebih rendah dari pertumbuhan industri manufaktur, kinerja ekspor industri otomotif Indonesia selalu positif. Sejalan dengan yang disampaikan Menteri Perindustrian, Ketua GAIKINDO Yohanes Nangoi mengatakan, bahwa untuk membangun dan mengembangkan industri otomotif Indonesia menuju masa depan, khususnya industri kendaraan komersial, tentunya GAIKINDO tidak dapat berjalan sendirian.
La pesimistis pertumbuhan industri otomotif mencapai 9 persen karena kondisi ekonomi internal dan eksternal masih belum pulih. Total ada 182 perusahaan manufaktur Taiwan yang ikut acara ini yang dibuka selama 4 hari itu dan mayoritas merupakan perusahaan perkakas sparepart otomotif. Menurutnya, investasi swasta di Indonesia masih akan di dominasi sektor transportasi dan telekomunikasi.

Jakarta, 1 Maret 2018 - GAIKINDO (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) hari ini secara resmi membuka pameran GAIKINDO Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2018 di Hall A dan Hall B Jakarta Convention Center (JCC), pada hari Kamis sampai Mingggu, 1-4 Maret 2018. Dari penanaman modal tersebut, total tenaga kerja di sektor industri yang telah terserap sebanyak 18,25 juta orang.
Industri otomotif merupakan salah satu sektor prioritas dalam kebijakan industri nasional yang ditargetkan produksinya akan mencapai 2,5 juta unit pada tahun 2020. Potensi industri otomotif di Indonesia cukup besar, dengan jumlah produksi mobil yang mencapai 1,34 juta unit atau senilai US$13,76 miliar sepanjang tahun 2018. Export Similarities Index menunjukkan, di sektor industri otomotif Indonesia dan Thailand naik berturut-turut sejak 2014 hingga 2017 sebesar 25,9%, 28,6%, 31,9% dan 33,5%.


Hal ini menunjukkan investasi yang masuk ke Indonesia cukup berkualitas, dapat mendorong ekspor atau menghemat devisa melalui produk substitusi impor,” ujar Franky. Fakta berbicara, dari jumlah kendaraan yang dibuat oleh industri di Thailand itu, 1,1 - 1,2 juta unit diekspor ke berbagai negara. Perusahaan-perusahaan ini mungkin akan terbukti memiliki pengaruh di sektor otomotif di tahun-tahun mendatang, terutama karena kemampuan mereka dan kebutuhan industri yang memang selaras dengan kompetensi mereka.

Crusher, Crusher Harga, Crusher Penjualan di Indonesia. Kemudian, disusul industri pengolahan tembakau yang tumbuh hingga 16,10 persen, kemudian industri furnitur tumbuh 12,89 persen serta industri kimia, farmasi dan obat tradisional yang tumbuh 11,53 persen. Indonesia secara geografis dapat juga menjangkau negara lain di dunia ini dengan mudah (strategis), ini menjadi perhitungan.
Ekspor sektor otomotif diperkirakan jumlahnya terus naik seiring rencana diterapkannya kebijakan fiskal, seperti harmonisasi tarif dan revisi besaran Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM). Ketiga, Jokowi berharap, negara, pemerintah dan industri otomorif memiliki visi misi yang sama, yaitu di masa depan kendaraan atau mobil-mobil lebih ramah lingkungan dan itu terus dikembangkan.
Peningkatan dipicu oleh pertumbuhan ekonomi, peningkatan pendapatan, perluasan kapasitas produsen otomotif, serta peluncuran beberapa model kendaraan terbaru. Namun, menurut beberapa penggemar mobil Indonesia, ini merupakan transisi yang luar biasa karena telah menjadi pusat manufaktur otomotif untuk diekspor ke beberapa negara di benua Asia Tenggara. Kosasih, Direktur PT Langgeng Makmur Industri Tbk mengatakan potensi pasar ekspor masih terbuka di sejumlah Negara Asia, Timur Tengah dan Afrika juga Eropa.
pt sgb (1957) membeli ex pabrik General Motors 1927 dari status BUMN PN Gaya Motor menjadi bagian dari imperium otomotif Astra yang menggantikan Hasyim Ning sebagai Raja Mobil Indonesia hingga 1991. Pihak-pihak yang skeptis terhadap moratorium tersebut menunjukkan bahwa sebelum penerapannya Pemerintah Indonesia telah memberikan konsesi tanah seluas 9 juta hektar untuk lahan baru.