Geliat Industri Otomotif Semakin Ngebut

From Human's Love
Jump to: navigation, search

Industri otomotif Indonesia telah menjadi sebuah pilar penting dalam sektor manufaktur negara ini karena banyak perusahaan mobil yang terkenal di dunia membuka (kembali) pabrik-pabrik manufaktur mobil atau meningkatkan kapasitas produksinya di Indonesia, negara dengan ekonomi terbesar di Asia Tenggara. Sementara, Guru Besar Unpad Bandung Ina Primiana Syiar mengatakan, Indonesia harus segera memilih sektor unggulan menghadapi era pasar bebas ASEAN akhir tahun 2015. Artinya ada kelebihan pasokan sekitar 41,05 juta ton, sepanjang tahun 2017, volume ekspor semen Indonesia hanya sekitar 3,41 juta ton, atau hanya sekitar 3% dari kapasitas terpasang produksi nasional di tahun 2017.
Pada intinya, aspek terpenting dalam mencermati perkembangan industri otomotif nasional kembali pada bagaimana industri otomotif nasional yang telah ada hingga saat ini telah menjadi sebuah industri yang mampu berkembang secara efisien. Taiwan Machine Tools Shaping The World 2016 menjadi acuan bagaimana ratusan perusahaan manufaktur Taiwan bersiap masuk ke pasar otomotif Indonesia.
sgb (GIAC) dengan memaparkan pentingnya perkembangan industri otomotif Indonesia, karena sektor ini mempunyai multiply effect terhadap industri dan sektor lainnya. Hal ini didorong oleh peningkatan produk domestik bruto (PDB) Indonesia yang sudah mencapai US$ 3.000.
Dimulai dengan penerbitan peraturan penyetopan impor mobil utuh (CBU) dan paket peraturan penanggalan komponen” sebagai stimultan industri dalam negeri, hingga program mobil nasional pada tahun 1996 yang mewajibkan manufaktur otomotif untuk memiliki kandungan lokal 20% hingga 60% sebagai insentif pembebasan bea impor. Memperluas pasar produk lokal, kegiatan ekspor negara Indonesia merupakan salah satu cara untuk meningkatkan pangsa pasar produk-produk dalam negeri.

Sudirman menambahkan, salah satu keuntungan dari akreditasi OICA bagi GIIAS adalah perhatian dunia yang tertuju pada penyelenggaraan GIIAS akan dapat membuka kesempatan bagi industri otomotif Indonesia memperlihatkan pencapaiannya dan juga menunjukkan besarnya potensi pasar otomotif Indonesia, yang pada akhirnya tentu akan memberikan dorongan terhadap perkembangan industri otomotif Indonesia.
Kapasitas buatan tidak menjadi masalah di industri otomotif Indonesia Setelah sejumlah perusahaan mengerjakan investasi dalam ekspansi pabrik mereka dalam sejumlah tahun terakhir, sedangkan ada juga sejumlah pendatang baru (meskipun sejumlah yang lain memblokir pabrik mereka di Indonesia), total kapasitas buatan mobil tahunan negara tersebut kini menjangkau sekitar 2,25 juta.

Kondisi ini juga menunjukkan pasar komponen masih dikuasai prinsipal utama dari luar Indonesia,” ungkap Victoria. Menteri Perindustrian Airlangga Hartato dalam sambutannya juga menegaskan, Indonesia saat ini berada dalam roadmap kendaraan ramah lingkungan dan menarketkan 20 persen kendaraan listrik dalam beberapa tahun ke depan. Pemerintah juga menargetkan sebanyak 20 persen dari total produksi kendaraan baru di Indonesia sudah berteknologi tenaga listrik pada 2025 untuk komitmen menurunkan emisi gas rumah kaca (CO2) hingga 29 persen pada 2030, sekaligus menjaga kemandirian energi nasional, ujar Menteri Airlangga.
Di samping menambah investasi, pengembangan produksi All New Sienta ini juga akan menambah karyawan baru, serta akan meningkatkan jumlah dan kepemilikan pemasok (supplier) lokal dalam kegiatan produksinya sehingga pada akhirnya akan memberikan kontribusi yang semakin besar bagi perekonomian Indonesia. Karena dikhawatirkan Cina akan mengalihkan ekspornya ke negara Asia terutama Indonesia jika pasar di Eropa masih belum pulih.


Faktor yang diperkirakan sedikit mengganggu pertumbuhan penjulan otomotif tahun 2011 adalah pajak dan pungutan di sektor otomotif. Ia menjelaskan, sektor perindustrian menjadi kontributor utama pertumbuhan ekonomi. Indonesia merupakan negara terbesar kedua di wilayah ini yang memiliki kawasan manufaktur otomotif setelah Thailand, dengan pangsa pasar regional sebesar 34%.
Lebih lanjut, Ade menggarisbawahi 4 peluang lainnya yang harus dimanfaatkan oleh industri otomotif Indonesia dalam menyusun strategi pemasaran. Bahkan di Indonesia sendiri, Motor keluaran Honda memiliki banyak peminat dan bisa dibilang jika Honda menduduki market paling atas dari pada jenis kendaraan roda dua lainnya, Dan pada tahun1991 Soichiro Honda meninggal dunia.