PWYP Indonesia Bersama Pemangku Kepentingan Kaltim Bahas Pengendalian Produksi Dan Ekspor Batu Bara

From Human's Love
Jump to: navigation, search

Produk tekstil Indonesia terus mengalami penurunan pangsa pasar di dunia karena industri hulu, industri antara dan industri hilir yang kurang selaras. Produk-produk industri ini memang masih menjadi salah satu komoditas yang memiliki daya saing. Paraktisi yang telah berada di dunia otomotif menjelaskan pasar otomotif akan sukses apabila Indonesia memiliki jumlah penduduk yang sangat besar namun dengan rasio kepemilikan yang kecil. Ternyata, ada lima negara utama yang paling banyak mengimpor karet alam dari Indonesia yaitu seperti Amerika Serikat (AS), Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Jepang, Singapura, dan Brazil.
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk melalui pabriknya di Indonesia menargetkan penjualan ekspor hingga akhir 2018 sebesar 3 juta ton, dengan nilai Rp 4,44 triliun. Toh, meski Indonesia menempati urutan teratas dalam hal penjualan dan produksi kendaraan R4, di sisi lain kebutuhan komponen otomotif Tanah Air sebagian besar masih dipasok melalui pengusaha KUKM negara lain.
Untuk menghasilkan sebuah penelitian yang komprehensif, maka penulis menggunakan paradigma liberalisme serta konsep dari partnership atau kemitraan, investasi, industri manufaktur, serta industri otomotif sehingga dapat menjawab pertanyaan penelitian dalam skripsi ini Bagaimana perkembangan industri otomotif di Indonesia pasca realisasi investasi Jepang dalam kerangka IJEPA?” Untuk mendukung jawaban dari pertanyaan penelitian tersebut, penulis melakukan penelitian dengan metode kualitatif dengan menggunakan studi dokumen atau literatur sebagai sumber data.
Terpilihnya Indonesia lewat GIIAS menjadi lokasi peluncuran perdana produk kendaraan di dunia yangmerupakan sebuah kebanggaan dan memiliki arti bahwa industri otomotif Indonesia memiliki potensi yang sangat besar,” tandasnya. Prediksi yang agak berbeda datang dari GAIKINDO atau Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia. Hal ini tidak lepas dari mulai tercapainya skala ekonomis dari industri mobil di Indonesia.
Selain itu potensi pengembangan industri manufaktur atau pengolahan di Indonesia juga terlihat dari sektor basis pada PDRB Purwakarta, berdasarkan hasil perhitungan LQ dan Shift share, penulis menemukan fakta bahwa industri manufaktur merupakan industri unggulan sedangkan sektor pergudangan merupakan sektor berkembang di Kabupaten Purwakarta. Unit bisnis: industry otomotif, perakitan sepeda motor termasuk komponennya.

Salah satu sektor yang berperan besar dalam memberikan devisa negara yang cukup signfikan dari capaian nilai ekspornya adalah industri otomotif. Karena peluang bisnis otomotif yang berkembang pesat di Indonesia, DFSK Glory mobil china memperkenalkan mobil SUV keren murah hasil produksinya pada GIIAS atau Gaikindo International Auto Show dan membuka pemesanan mobil di Indonesia International Motor Show (IIMS) dan dijual mulai dari harga Rp. 245 juta sampai dengan Rp. 308 juta.
sgb -lama bertahun-tahun semenjak krisis monter yang terjadi pada tahun 1998 yang lalu industri manufaktur belum sepenuhnya bisa pulih kembali seperti terlihat dari pertumbuhan sektor ini yang rata-rata kurang dari 5% per tahun. Kemudian disisi lain, Indonesia juga memiliki tantangan dalam keterbatasan industri pendukung, termasuk infrastruktur serta bahan bakar minyak yang semakin terbatas.

Keadaan ini telah mengundang optimisme bahwa tahun 2012 industri pengolahan akan bisa meningkat lebih baik lagi walau pasar ekspor di beberapa bagian dunia masih lemah seperti kawasan Eropa dan Amerika Serikat, namun dibagian dunia lain, seperti Asia dan Timur tengah masih terus menguat pasarnya. Frost & Sullivan memprediksi Indonesia akan menjadi pasar terbesar di ASEAN pada 2019 dengan total kendaraan mencapai 2,3 juta.
Sekitar 100 ribu unit, atau 7 5% dari pertumbuhan pendapatan internal di Thailand dan Indonesia dilaporkan sebesar 23,6% per tahun. Persoalan perburuhan yang selama ini seringkali dinilai sebagai salah satu faktor yang menghambat masuknya investasi ternyata tidak berlaku di dalam industri komponen kendaraan bermotor nasional. Basri merujuk data Kementerian Perindustrian, kendaraan jenis low cost and green car (LCGC) telah mencapai tingkat komponen dalam negeri (TKDN) di atas 90 persen.

Hal ini terlihat dari jumlah investasi di sektor otomotif dan komponen yang terus meningkat secara signifikan. Perusahaan ini merupakan salah satu perusahaan otomotif yang berinvestasi Rp. 2,3 miliar pada awal 2014. Kemenperin pun mengusulkan pengaturan khusus terkait Bea Masuk dan perpajakan lainnya termasuk Pajak Daerah untuk mempercepat pengembangan industri kendaraan listrik di Indonesia,” imbuhnya.