Yakin Perkembangan Otomotif

From Human's Love
Jump to: navigation, search

GAIKINDO (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) sendiri telah lama mendorong majunya industri pendukung asli Indonesia, dan saat ini GAIKINDO mengharapkan penggunaan kandungan lokal dalam produksi kendaraan roda empat dapat mencapai 87% setelah sebelumnya target penggunaan kandungan lokal sebesar 80 - 85% telah dicapai. Masalah utama dalam urusan ekspor mobil ialah bahwa ekspedisi mobil Indonesia ketika ini melulu dapat mencapai negara-negara berkembang, laksana rekan-rekannya di area Asia Tenggara, Amerika Selatan dan Afrika, serta Timur Tengah. Kegiatan ekspor merupakan salah satu cara untuk memasarkan produk Indonesia ke luar negeri.Misalnya, pakaian batik merupakan salah satu produk Indonesia yang mulai dikenal oleh masyarakat dunia.
Belakangan ini masyarakat Indonesia memiliki harapan besar terhadap mobil hasil rakitan para siswa SMK, yang dikenal dengan nama Kiat Esemka. Masih banyak pesaing lain yang tidak mau melepaskan investasi mereka di industri otomotif di kepulauan ini. Sektor industri makanan, minuman dan tembakau selama ini berkontribusi sekitar 35,20% terhadap pertumbuhan industri manufaktur nasional.
Kemampuan industri dalam negeri dalam mengembangkan industry otomotif merupakan bukti semakin tingginya kemampuan dan penguasaan teknologi yang dimiliki tenaga kerja Indonesia yang secara terus menerus berupaya meningkatkan kompetensinya. Ini guna mendukung komitmen Pemerintah Indonesia dapat menurunkan emisi gas rumah kaca (CO2) sebesar 29% pada tahun 2030, sekaligus menjaga kemandirian energi nasional.


pt solid gold , kita mendapat kesempatan untuk mengimpor barang - barang modal, baik yang berupa mesin industri maupun bahan baku yang memungkinkan kita untuk megembangkan suatu industri. Selain meningkatkan perkembangan pasar otomotif Indonesia di kawasan Asia Tenggara, Indonesia juga meningkatkan produksi serta ekspor kendaraan roda empat dan memperkuat daya saing industri otomotif nasional agar Indonesia menjadi tuan rumah di negeri sendiri dengan memajukan produk-produk dalam negeri.
Para ekonom-pun meyakini, hingga 2030 kelak, Indonesia akan mengalami masa keemasan dengan pertumbuhan ekonomi yang luar biasa. Selanjutnya akan mendorong industri otomotif komersial di dalam negeri untuk memproduksi truk lebih banyak. Tapi, Indonesia harus memilih dan mengembangkan satu sektor industri yang bisa menjadi andalannya,” kata Ina. Karenanya, dukungan Pemerintah terhadap industri mobil listrik dibuktikan dengan memastikan ketersediaan mulai bataraiy pengisi daya mobil, kendaraan hingga menyelesaikan persoalan pajak.

Bertempat di Gedung Kementerian Perindustrian, para stakeholder industri otomotif bersama PIKKO (Perkumpulan Industri Kecil dan Menengah Komponen Otomotif) dan beberpa pejabat Kemenperin eperti Dirjen ILMATE, I Gusti Putu Suryawirawan, Dirjen IKM Euis Saedah, dan Kepala BPPI Haris Munandar secara resmi meluncurkan sebuah lembaga yang diberi nama Institut Otomotif Indonesia (IOI)”.
Selain itu, lanjut Airlangga secara lebih luas, aktivitas industri senantiasa konsisten memberikan efek berantai yang luas bagi perekonomian baik di daerah maupun nasional. Beberapa perusahaan Taiwan yang ikut serta dalam acara Taiwan Machine Tools Shaping The World 2016 mengaku jika pasar otomotif Indonesia tengah bergairah sehingga mereka melihat potensi yang ada.

Semangat Future in Motion” akan hadir di GIIAS 2019 lewat berbagai teknologi kendaraan terkini dan berbagai program yang akan mengangkat otomotif dari sisi menarik. Justru, lembaga-lembaga ini memprediksi pertumbuhan ekonomi yang lebih lambat di Indonesia di tahun 2012 dan pertumbuhan yang naik cepat pada level +6% mulai dari tahun 2013 sampai seterusnya. Selain itu, standar produk kendaraan bermotor yang diproduksi di Indonesia harus terus dinaikkan sesuai dengan standar global, mulai dari standar keselamatan hingga emisi yang rendah.

Hubungan antara penjualan mobil domestik dan pertumbuhan ekonomi jelas tampak dalam kasus Indonesia. Indonesia berpotensi menjadi acuan industri otomotif di ASEAN. Guna memenuhi proyeksi peningkatan ekspor di tengah melambatnya ekonomi global, Airlangga menuturkan, sesuai dengan komitmen Presiden Joko Widodo untuk terus mendorong naiknya kualitas ekspor produk Indonesia, perlu mengakselerasi ekspor produk yang memiliki nilai tambah tinggi.
Hal ini sesuai implementasi Making Indonesia 4.0, karena sektor industri otomotif juga dinilai sudah dalam struktur industrinya. Acara yang dihadiri Deputi Produksi dan Pemasaran Kemenkop dan UKM Victoria Br Simanungkalit, menghadirkan pembicara dari unsur Kemenprin, Diskop dan Perindustrian DKI Jakarta, anggota Gaikindo, pelaku IKM-KUKM Kawasan Industri Pulogadung, serta unsur Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) bidang otomotif.